Home

29 Des 2012

Petisi Ratna Sarumpaet : Bubarkan FPI Segera!

Lagi asyik browsing di komunitas-komunitas diskusi yang peduli sama negara, nemu link yang cakep banget. Boleh ikut sign petisi disini
----------------------------------------------

Bubarkan FPI Segera!  

Adalah mustahil mengingkari amanat konstitusi bahwa kemerdekaan berserikat, berkumpul, dan menyatakan pendapat merupakan hak azasi manusia yang dilindungi undang-undang. 

Namun menjadi persoalan besar ketika hak azasi itu dipakai oleh Front Pembela Islam (FPI) untuk menekan hak azasi pihak lain, bahkan dalam jumlah yang mayoritas juga berkeinginan untuk berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat, bebas menganut agama serta beribadah sesuai ajaran agama dan kepercayaannya masing-masing.


Sejak pertama beridri awal reformasi, rakyat menyaksikan dan media mencatat, FPI telah ratusan kali mengganggu keamanan / ketertiban, menyebarluaskan permusuhan dan kebencian antar suku, agama, ras, gender dan antar golongan bahkan perorangan.

21 Des 2012

i need to lock my mouth to talk about fashion

agak berbuat dosa apa ya, keseringan mengkritik cara orang berpakaian. well...sebagai seorang yang tidak fashionable sepertinya gue terlalu berani untuk melakukan hal-hal yang (seharusnya hanya dilakukan oleh orang-orang) bersifat profesional semacam itu. seringkali saya tidak terlalu mudah memberikan penilaian kepada bagaimana sifat dan watak seseorang. well...tapi kalau untuk gaya berpakaian, seringkali hal-hal seperti muncul dengan sendirinya di mata gue.

oke, sebutlah gue bukan hijaber (entah kenapa sekarang istilah hijaber itu dipakai HANYA UNTUK mereka yang modis dalam berjilbab, padahal hijab itu sendiri diartikan sebagai penutup aurat bagi wanita terutama rambut, kepala dan dada). gue juga bukan orang yang punya style khusus dalam berpakaian. misal anak vintage, selalu pakai rok/gamis, atau malah pantang pakai rok/gamis (elah...sebut aja tomboy lah ya). gue suka ngasal ketika memilih busana sebelum pergi. i mean in daily life, biasanya baju yang gue pake itu hanya tergantung pada : kemana, dengan siapa, naik apa. jika tidak ada opsi spesial dari salah satunya, jangan harap lo bisa nemuin gue berbusana 'tidak biasa'.

a draft from the past

he's not perfect. i know it from the first time i knew him. but that's all. it's happened just like what it should. not as our request. me, him, we felt in love. since when, we never knew. untill what time, we never know. together. we laugh and hurt one another. we're separate, we cry and miss one another. hard? not...it's as easy as we first meet. we laugh, we in love. we hurt, we broken up.

so can i say that i still love him? off course i can. i don't need his permission to say that i love him, i heart him, and i hate him as much as i love. i cry, on my each pray. i cry, on my each night. i cry, everytime i remembered anything about him. i cry, because he still never here.

how perfect i remember it in my whole night. photos. songs. jacket. messages. i drowned. on memories. ah, i still love of being drowned like this. just let me. don't bring me up. just let me hold him, for a second, in my imagination. i'm gonna burried my self alive if i could. that's the first time we laugh together. yeah, we singing burried my self alive on twitter. don't you remember it, dear? can i call you my dear?

--------------------------------
i found it on my draft files. and yeah....it's for you, someone that ever be precious, few times ago. it's funny to read it. but that's all. a part of my old story, which has been replaced now
Mengetahui satu obat bad mood paling mujarab adalah puasa. Baru saja diaplikasikan kemarin. Dan hasilnya luar biasa tenang. Thanks for still accompany me, Rabb...

18 Des 2012

Semua orang merasa bangga karena mereka akhirnya telah memiliki yang terbaik untuk dinikmati dan dipamerkan di dunia. Tanpa mereka sadari mereka belum mendapatkan pun untuk dibawa sebagai pertanggung jawaban di alam kubur.

draw in Google engine search





When you were in Google Homepage, maybe you can try to find this logarithm
sqrt(cos(x))*cos(300x)+sqrt(abs(x))-0.7)*(4-x*x)^0.01, sqrt(6-x^2), -sqrt(6-x^2) 
from -4.5 to 4.5

The Mallarangeng(s) goes down

Kalau ada yang bilang gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga, rasanya emang bener itu maknanya. Dan ini hampir berlaku untuk semua aspek kehidupan. Bahwa sesuatu yang buruk sebagian bisa mengakibatkan sesuatu yang baik lainnya jadi ikut tercemar dan terkena dampak buruknya.

Taken from Google
Lagi asik sarapan, nonton berita di salah satu TV berita. Ceritanya Rizal Mallarangeng sedang menggugat Tempo yang memasang ilustrasi karikatur dirinya dengan dua saudaranya yang lagi jadi tersangka kasus korupsi terkait proyek Hambalang, sedang menggotong kantong-kantong dengan lambang $ didepannya. Dan ngga tanggung-tanggung dia menuntut Tempo untuk minta maaf atas pemasangan karikatur dirinya, dengan memasang permintaan maaf dari Redaksi di COVER MUKA MAJALAH juga. Atau dia bakal bawa kasus ini ke masalah perdata di pengadilan, ha. ha. ha.

17 Des 2012

dari kangen

Dari hal-hal yang sederhana, rasa syukur bisa terlantun dengan begitu tulus. Seperti waktu gue denger satu atau dua orang yang lama tak bertemu dan berkata, "kangen banget gue sama lo..."

Setidaknya gue masih dikenang sebagai seseorang yang baik disaat beberapa orang lainnya mulai menjauh dan melupakan cerita-ceritanya sama gue :")

saat itu langit berwarna jingga

No matter what, I do love you...
Sebuah pesan yang terasa tegas tapi begitu pandai menyampaikan maknanya masih terpampang manis di layar messenger. Tak mampu membalasnya.

--------------------------------

Kamu yakin dia tidak hanya sekedar pelarian? Begitu terus yang mereka tanyakan padaku saat aku menunjukkan foto kekasih baruku. Aku terdiam. Aku tak menjawab. Atau aku memang tak ingin menjawab lebih tepatnya.

Bagiku kata perlarian terlalu jahat. Bahwa pelarian selalu diimplikasikan dengan sebuah pelampiasan, dan bukan sebuah obat penyembuh luka. Bahwa pelarian selalu diidentikkan dengan aji mumpung, dan bukan sebuah kebutuhan. Bahwa pelarian selalu diartikan dengan nafsu, dan bukan karena cinta.

drama

Terkadang memainkan drama itu perlu,
agar kamu tau bahwa hidup ini tidak hanya sekadar komedi atau cerita fiksi

16 Des 2012

24 surat cinta berwarna

  1. Karena kamu telah
  2. Merubah abu-abuku
  3. Menjadi merah, kuning dan biru
  4. Maka aku berjanji
  5. Tak akan lagi menjadi abu-abu
  6. Selama aku masih bisa memilih
  7. Antara menjadi hitam atau putih
  8. Dan karena kamu telah
  9. Menemani senja warna jinggaku
  10. Dengan segelas Cokelat panas
  11. Membuat dinginnya kabut putih
  12. Terasa sehangat senyum ceriamu
  13. Yang beraneka warna
  14. Dan karena kamu
  15. Yang tak pernah
  16. Membuatku merasa biru
  17. Maka aku berjanji
  18. Bahwa sekalipun langit siangmu 
  19. Terasa sehitam malam
  20. Aku akan menorehkan
  21. Aneka warna untukmu
  22. Agar kamu selalu seindah pelangi
  23. Yang tampak begitu berwarna
  24. Selepas langit berwarna abu-abu

Black and White in (editted) Action

I always shine, wherever it takes :)

Me and those girl stuffs

Satu atau dua kali Mama atau kawan-kawanku sering mengeluhkan karena aku suka sekali memakai berbagai barang yang sama dalam waktu yang berdekatan. Terasa itu-itu saja. Terasa tidak kreatif. Terasa seperti aku tidak memiliki perhiasan lain untuk dikenakan.

Kalau kalian sempat dan ada waktu, berkunjunglah kerumahku. Akan aku perlihatkan pada kalian betapa penuhnya isi lemariku. Betapa banyaknya girl stuffs dan make up di nakas sebelah cermin yang menutup muka lemari baju gantungku. Akan kalian lihat betapa banyak tas yang tergeletak di lemari gantung bagian bawahku. Dan berpuluh-puluh kerudung aneka warna yang tergantung di hanger-ku.

Mengenakan pakaian atau berbagai perhiasan lainnya itu untukku seperti memilih lelaki mana yang akan kamu cintai. Harus cari mana yang paling nyaman dan bisa membuatmu merasa bahagia. Memilih sepatu pun begitu. Percuma cantik dan berwarna warni kalau kakimu lecet saat mengenakannya. Percuma berkerudung aneka model kalau kau harus sering-sering bercermin untuk membenahi sisi-sisi yang mulai tidak rapi.

8 Des 2012

Kamu ingat dulu?

Kamu ingat bagaimana dulu kita berkenalan? Saat itu aku kesal setengah mati padamu. Karena kamu menanyakan kapan hari ulang tahunku di hari ulang tahunku. Menurutku hanya orang idiot yang melakukan hal seperti itu. Sejak saat itu aku tak lagi pernah membalas sapaan singkatmu di messenger tiap malam.

Kamu ingat bagaimana dulu kita bertemu? Saat itu kamu bilang kamu sedang ada di kotaku. Saat itu akhirnya aku mengajakmu bertemu dengan ditemani teman kita yang membuat kita berkenalan satu sama lain. Saat itu aku mengantuk karena baru tidur tiga jam. Saat itu aku hanya sempat melirikmu dari kaca spion tengah mobil. Saat itu pandangan kita bertemu. Saat itu pula aku pertama kali tersenyum padamu.

Kamu ingat bagaimana dulu kamu pertama kali tak sanggup bicara di hadapanku? Saat itu kamu mengantarku pulang setelah makan malam pertama berdua kita. Saat itu aku mencium taklim tangan hangatmu sebelum kamu pulang, layaknya seorang anak pada orang tuanya, layaknya seorang istri pada suaminya. Saat itu kamu hanya tertegun memandangku. Saat itu aku tau aku telah jatuh cinta padamu.

7 Des 2012

Dari obrolan siang ini bareng seorang sahabat, menurut dia ada 3 alasan mengapa seseorang memilih untuk tidak mempublish hubungannya:
1. Karena dia menjalani hubungan backstreet dari seseorang. Bisa orang tua, bisa teman, bisa sahabat, bisa mantan (eh)
2. Karena dia merasa tidak bangga dengan pasangannya
3. Karena dia tidak ingin kehilangan pamor sebagai seorang single dan masih ingin menebar jaring siapa tau dapet ikan yang lain

Sebuah pemikiran yang aneh tapi cukup masuk akal. haha...saya (atau kamu) masuk yang mana nih??

Terlalu Banyak yang Happening di Negara Ini

Agak sedikit banyak babibu ya maunya masyarakat negara ini. Pemerintahan makin morat - marit, rakyatnya makin bahlul pake demo sama keasikan lempar bom disana sini. siapa melayani siapa kalo ini? saya mulai pusing kalau liat berita di tivi akhir-akhir ini. dimana media mulai tidak bisa membedakan mana kasus yang layak diangkat ke ranah publik, dan kasus mana yang sebaiknya tidak dibesar-besarkan.

sebut aja kasus pertama soal bang Haji Rhoma Irama yang konon (saya harap ini juga cuma mitos) katanya mau nyalon jadi capres 2014. sah sih ketika seseorang emang merasa ingin dan mampu mencalonkan diri jadi capres. tapi yang perlu diperhatikan disini, bahwa Indonesia ini negara maritim (asli ini ngga ada hubungannya) yang terdiri dari beribu-ribu pulau, dengan agama dan kepercayaan yang beragam. yakin Bang Haji bisa ngajak pecinta musik jazz atau pembaca Al-Kitab untuk mau memilih beliau, memajukan Indonesia bersama beliau. sementara beliau saja adalah penganut Islam garis keras yang suka ikut mencekal ini dan itu. Ya kalo bisa kasih libur ke kita selama Ramadhan kayak jaman Alm. Gus Dur masih menjabat sih nggak masalah. tapi kalo cuma mau mengeksiskan dunia politik yang lagi morat marit gara-gara rame sama seleb, mending nggak usah aja lah.

6 Des 2012

Berebut Bahu dengan Ratu

Dulu aku suka berada disitu. Sekedar untuk menyandarkan penat sejenak karena seharian duduk di meja kerja dan hanya berpegangan manis dengan mouse scroll warna hitamku. Biasanya kamu suka bertanya apa saja kegiatanku hari itu. Atau sambil menyodorkan sebotol teh madu kesukaanku kamu dengan seksama mendengarkan aku bercerita walau aku tau ceritaku tak terlalu menarik juga untuk kau dengarkan. Tapi aku tetap kembali ke tempat itu setiap senja sebelum aku pulang ke kontrakanku. Walau hanya lima atau tujuh menit. Tempat itu tak pernah terisi oleh siapapun.

Dulu aku juga suka berada disitu. Menyandarkan kepalaku sambil mendengarkan musik dari setengah headset yang kupakai dan setengahnya menempel di telingamu. Biasanya kita suka mendengarkan musik setiap Minggu pagi setelah kita lelah berlari di sepanjang jalanan kota yang akhirnya sepi kendaraan. Sambil meneguk teh manis panas atau menyendok semangkuk bubur ayam. Tempat itu selalu tersedia untukku.

Aku juga sering berada disitu. Untuk menangis dan bercerita tentang pertengkaranku dengan kekasihku yang berada ratusan kilometer dari tempatku berurai air mata. Biasanya kamu selalu menyediakan tissue untukku. Atau dengan cengiran polos kamu menyerahkan kedua tanganmu dengan pasrah untuk menyeka air mataku ketika aku tak membawa tissue. Sambil sesekali menyeka rambutku yang jatuh dari belakang telinga, kamu selalu menguatkanku dan meyakinkanku bahwa aku pasti bisa menghadapinya. Tempat itu, selalu menjadi saksi paling setia atas semua kesedihanku.

Gadis Sampul cuy... :)))

Taken by : Yurista Nindya K
Me on Buku Kenangan Wisuda UNS Desember 2012
Sejujurnya gue ngga nyangka kalo ternyata gue potensial jadi gadis sampul. Bwahahahaha....gadis sampul buku wisudaan cukuplah buat memulai karir gue. Mungkin besok lagi gue bisa nyoba ikutan casting jadi bintang iklan shampo Sunsilk ijo, ato Hi-Lo Sholeha, ato Wardah gitu :)))

Tujuh Hari Sebelum Pernikahan

1. Ibu
Waktunya tinggal seminggu. Uang masih kurang 20juta. Tanah warisan terakhir yang kumiliki sudah kujual. Aku tak bisa melihat wajah anakku bersedih di hari besarnya 7 hari lagi. Apa aku harus menggadaikan mas kawinku untuk membeli mas kawin di pernikahan anakku besok?

2. Adik
Kakak ternyata sudah besar, seperti baru kemarin aku bermain balap sepeda dengannya di depan rumah. Seminggu lagi dia akan keluar dari rumah. Seminggu lagi dia akan punya kapal baru. Seminggu lagi kapal keluarga kami akan kehilangan nahkodanya lagi. Tanpa Ayah, tanpa kakak, sekarang giliranku.

3. Mantan Kekasih
Ah, jadi juga dia menikah. Namanya calon istrinya memang sama denganku. Sepertinya dia memang terobsesi dengan semua wanita bernama Restu. Menurutnya nama Restu itu seksi. Dulu aku setuju. Kali ini aku ingin membunuh semua Restu dimuka bumi ini, agar nama di undangan yang kubaca ini berganti namaku, Restu Pramudya Astari.

5 Des 2012

cerita senja

1.
Bahwa hampir dan selalu pasti semua pandangan saya terhadap yang terlihat di dunia meredup dan memudar bahkan terlihat sama. Warnanya abu-abu.

2.
Bahwa hampir dan selalu pasti semua kenangan malah terlihat tergambar dan berwarna lebih jelas ketika saya menikmati senja seorang diri. Itu kenapa saya selalu memilih untuk keluar dari kamar setiap pukul tujuh belas.

3.
Bahwa aku selalu bisa belajar lebih cepat sebelum adzan berkumandang. Bagiku senja itu lebih damai daripada tengah malam.

4.
Bahwa jalanan adalah tempat yang paling salah untuk menikmati senja. Selain macet, saya juga tidak sempat memikirkan kamu.

5.
Bahwa teman dikala senja yang paling sempurna adalah segelas besar teh manis panas dan pembicaraan ringan dengan mereka yang baru saja mengakhiri jam kerjanya. Bisa kamu, bisa juga bukan.

6.
Bahwa langit oranye dengan sapuan awan tipis di batas - batas cakrawala adalah ciptaan Tuhan yang paling membuatku selalu merasa kecil. Aku sering melihatnya dari atap loteng rumahku.

7.
Bahwa sore ini aku bersyukur karena warna langit sedang tak terlalu bagus. Setidaknya aku tidak sedang menghabiskannya bersama kamu.

4 Des 2012

kepalaku: kantor paling sibuk di dunia

engkau tahu? kepalaku: kantor paling sibuk di dunia. anehnya, hanya seorang bekerja tiada lelah di sana. tak mengenal hari minggu atau hari libur nasional. tak pula mengenal siang dan malam. tak mengenal apa-apa kecuali bekerja, bekerja, bekerja dan bekerja. 

kadang-kadang ingin sekali suatu pagi melihatnya datang menyodorkan sehelai map berisi surat permohonan cuti. ingin pergi ke satu tempat yang jauh, mengasingkan diri beberapa hari di awal desember yang lembab sembari merayakan hari ulang tahun sendiri. lalu di depan pintu kantor terpasang sebuah tanda berwarna merah: tutup.

tetapi ia betul-betul seorang pekerja keras. setiap saat ia berada di kantor. mungkin hendak menyelesaikan seluruh persoalan waktu yang tidak pernah mampu selesai itu: tentang masa lampau yang tersisa di masa sekarang, tentang keinginan berhenti atau tak berhenti, juga perihal lain yang sepele namun sungguh rumit buat dijelaskan.

ya, percayalah. kepalaku: kantor paling sibuk di dunia. anehnya, hanya seorang bekerja tiada lelah di sana: engkau saja.
*
—dikutip dari buku puisi kedua Aanaku hendak pindah rumah.
belajar itu memang tidak ada habisnya. sekarang pun saya sedang belajar lagi untuk tidak lelah belajar.