Home

16 Mei 2011

saya cemburu

cemburu. saya merasa cemburu karena kamu asik dengan semua kesibukan kamu. saya cemburu kepada mereka yang bisa bersama kamu saat ini. saya cemburu karena kamu tidak bisa tertawa seperti itu kepada saya. saya cemburu karena saya bukan mereka. saya cemburu. saya diam. dan saya tidak mengungkapkan apa2 lagi....

galau si mahasiswi semester akhir

saya adalah mahasiswa semester akhir (kalau dikampus lain sih semester8 ceritanya jadi semester akhir) di kampus biru langit Univ Sebelas Maret Solo (masih heran kenapa orang menyingkatnya dengan nama UNS bukan USM biar sama kaya Univ Semarang). saya mengambil study Strata 1 prodi Ilmu Komunikasi (dulunya namanya Komunikasi Massa). dan (kesalahan) saya mengambil 3 spesialisasi akhir Jurnalistik, PR/Adver dan Video dari lima spesialisasi yang ada (2 lainnya adalah radio dan desain grafis).

3 mata kuliah dengan bobot hanya 3 sks yang diambil secara bertingkat dari saya menginjakkan kaki di gerbang neraka komunikasi (kalau kata kakak tingkat) saat semester5. ah, mahadahsyat sekali rasanya. seperti waktu kamu tidak akan cukup hanya 24x60 menit dalam sehari atau 7x24jam dalam seminggu. you will need more more more more time.

padahal sudah 3,5 semester setelah saya mengambil 3 mata kuliah dengan bobot 3 sks yang serasa 9 sks ini. tapi sungguh ketika kamu menginjakkan diri di semester8 dan merasa telah berhasil melewatkan 3 semester sebelumnya dengan cukup baik, akan sedikit memabukkan rasanya di semester ini. bukan hanya karena kau merasa waktu yang kurang, tapi rasanya kamu pasti menginginkan memiliki satu prototype atas dirimu untuk menggantikan ketika kamu sedang sakit, memiliki beberapa waktu rapat yang bertabrakan atau merasa malas keluar hujan2an. sungguh, aku sangat membutuhkan itu sekarang.

beberapa dari kami mengeluh bahwa kami adalah babu kampus. bekerja benar2 selama 7x24 jam dalam seminggu. tak ada libur. tak kenal jam kerja. tak punya waktu istirahat teratur. otak dipaksa untuk terus bekerja. uang dipaksa untuk terus mengalir dari ATM yang kamu sambangi hampir 2hari sekali untuk melakukan penarikan 50-100ribu. dan saat itu semua terjadi yang bisa dilakukan hanya mengais2 kepada Bapak Ibu untuk diberi uang lebih.

akan sangat bersyukur ketika akhirnya kamu bisa punya satu waktu untuk tidur siang. atau bisa tidur malam hingga 8 jam. atau bisa mempertahankan uang 50ribu di dompetmu lebih dari 3 hari. atau akhirnya jam7 malam sudah berada di kos atau dirumah untuk makan malam bersama keluarga. atau ketika akhirnya kamu bisa sekali saja punya kesempatan untuk pulang kerumah lebih dari dua hari. atau bisa berkumpul dengan kawan-kawanmu non kampus untuk bisa menghilangkan kata 'deadline' dari otak kamu. ah....sungguh itu moment yang sangat berharga dan patut diabadikan.

akan sangat sulit ketika kamu sudah memiliki kesibukan luar biasa padat seperti itu dan kamu memiliki seorang pacar yang ingin terus kamu selalu memberi kabar atau ingin kamu meluangkan waktu untuknya. atau ketika kamu harus menghemat uang dengan mencuci baju dan menyetrikanya sendiri. atau ketika kamu harus sering pulang kerumah setiap akhir pekan karena ada anggota keluarga yang sakit (kalo ini curhat). atau ketika kamu harus memiliki pola terapi makan 6 kali setiap hari 3 jam sekali (ini juga curhat). oh sungguh, jangan salahkan jika aku harus mengulang terapi penyakit ini dari awal lagi mungkin.

tidak untuk mengeluh. hanya untuk memberi pandangan. bahwa kami disini bukan bersenang2. kami membanting tulang untuk membuat sebuah majalah setiap 3 minggu, atau menjadi researcher iklan dalam waktu 2 bulan, dan membuat film dokumenter dalam waktu 1,5 bulan. kami membutuhkan satu dukungan dan partisipasi PENUH (tidak hanya sokongan semangat, tapi juga dana) dari kalian, orang orang terdekat kami. kami harap kalian mengerti bahwa kami juga ingin segera ingin mengerjakan yang itu (skripsi, red). kami harap kalian mengerti bahwa disini kami sedang memperjuangkan satu hasil akhir bernama S.I.Kom. kami (dipaksa) terus berkarya hingga 1,5 bulan kedepan.

tidak banyak yang saya pinta selain dukungan dari kalian untuk hasil perjuangan terbaik. menjadi lulusan cumlaude saat wisuda (September atau November) nanti. mendapat pekerjaan terbaik, yang bisa mengharumkan nama UNS (kalo ini cuma pura2 biar keliatan idealis). amin.

6x4 sabda Nabi Muhammad

waktu lagi2 liat2 dasbor blog, nemu satu update-an tumblr dari Farid. and it's awsome. ijin repost ya Farid...

Nabi Muhammad SAW bersabda :
  1. Empat hal yg membuat Badan Sakit : kebanyakan Bicara, kebanyakan Tidur, kebanyakan Makan, kebanyakan Bertemu Orang
  2. Empat hal yg merusak Tubuh : Khawatir/Cemas, Kesedihan, Kelaparan, Tidur Larut Malam
  3. Empat hal yg membuat Murung dan Kesedihan : Bohong, Kurang Ajar atau tidak hormat, Berdebat tanpa Pengetahuan atau Informasi yg memadai, Amoral atau melakukan sesuatu tanpa rasa Takut
  4. Empat hal yg meningkatkan Wajah Berseri dan Kebahagiaan : Kesalehan, Loyalitas, Kedermawaan, Menolong sesama dg Ikhlas tanpa diminta hny harap Ridho ilahi
  5. Empat hal yg Memberhentikan Rezeki : Tidur dipagi hari dari Sholat Subuh hingga Matahari Bersinar, Tidak melakukan Sholat/Berdoa secara teratur, Malas, Penghianatan atau Ketidak Jujuran
  6. Empat hal yg membawa Rezeki : Berdoa dimalam hari, Tobat, Beramal, Berdzikir
Nabi Muhammad SAW jg bersabda :
Hiasi Jiwamu dg Shalat, Zikir and Al-Quran krn Satu ayat Al-Quran pd Hari Akhir kan memberi Safaat.

Nabi Muhammad SAW juga bersabda : Berhenti melakukan sesuatu saat Adzan bahkan membaca Al-Quran, orang yg berbicara selama Adzan tidak dapat mengatakan Dua Kalimat Syahadat disaat Kematiannya.

Baca doa ini untuk kehidupan yg lebih baik
Allahumma inni ala zikrika wa syukrika wa husni ibadatika.
Subhanallah Jazakallah bi hoirin Amin.

Jika Susah, janganlah merasa Pilu. Ada Allah tempat Mengadu.
Jika Gagal, janganlah berputus Asa. Ada Allah tempat Meminta.
Jika Bahagia, janganlah jadi Lupa.. Karena hanya Allah lah tempat kt memuja untk berucap syukur’

belajar Jawa

"pacarku wae mboso kok nek ngomong karo aku..."
-pacarku aja kalo ngomong sama aku pake bahasa krama (satu tingkat pada bahasa Jawa yang biasanya digunakan kepada orang yang lebih tua atau dihormati)

eh....sedikit shock waktu denger temen ngomong begitu. penggunaan bahasa Krama biasanya digunakan dari anak pada orang tua, atau dari istri kepada suaminya. sungguh. belum pernah nemuin ada orang pacaran yang melakukan hal demikian. amaze!!

well....baru beberapa hari yang lalu ngobrol sama temen, jujur aja baru di Solo ini aku nemu ada orang pacaran ngobrolnya pake bahasa Jawa Ngoko (satu tingkat bahasa untuk berbicara dengan orang sepantaran. kalau digunakan dengan orang tua biasanya untuk mengakrabkan). heu heu......sebelumnya selama aku idup di Semarang, orang pacaran yang ngobrolnya pake bahasa Indonesia walau jatohnya jadi medok dan aneh didengar sekalipun. tapi beneran, belom pernah denger orang pacaran ngobrol pake bahasa Jawa. gimana ya, bukannya mau mewajibkan ada kesenjangan antara pacar yang pria dengan wanitanya. tapi yakin deh, pacar itu tetep aja bukan temen. harus ada yang dilebihkan dari dia. manggil pacar kamu dengan mas mungkin (walo umur sepantaran) atau yang paling mudah ya berbicaralah bahasa Indonesia.

kasus seperti ini mungkin terjadi juga di Sunda dan Jakarta. he....sempet saat edisi lebaran kemarin waktu aku mau ziarah ke makam sepupu dan ngelewatin beberapa rumah penduduk, aku melihat ada 2 pasang muda mudi duduk di serambi rumahnya (jelas sekali mereka pacaran, bukan kakak adek) dan mereka bercanda dengan bahasa Sunda. ah demi apa, beneran pengen ngakak dengernya... denger orang ngomong Sunda aja sama temen2nya aja buat aku fenomena yang kocak, apalagi pacaran pake Bahasa Sunda.

atau bagi orang Jakarta yang uda keseringan ngomong pake lo-gue waktu PDKT sama cewek, dan ketika akhirnya jadi pacarnya, mereka mati2an untuk mengubah ini menjadi aku-kamu. ahahaha....dan aku merasakan betapa susahnya ini. bukan, bukan sama pacar saya. tapi memang aku berniat untuk mengubah habbit ngomong lo-gue sama temen2. well....lidah sepertinya ada yang mengikat. gimana enggak, kebiasaan uda ada dari SMA. bukan maksud jadi orang Semarang yang sok Jakarta. tapi emang dasarnya bertemen sama yang begitu2 dan ketidakmampuan mengolah kata dalam Bahasa Jawa dengan baik yang membuat saya seperti ini. harap maklum.

eh, tapi aku masih bisa loh ngomong bahasa Jawa. bisa. sama orang dirumah pun aku ngomong pake bahasa Jawa (kecuali pada keadaan serius dan sama Papa). cuma jangan tanya ketika aku berbicara dengan orang luar yang baru dikenal atau lebih tua. tidak akan keluar sedikitpun satu kata dalam bahasa Jawa sekalipun lawan bicara menggunakan bahasa Jawa Krama Inggil (ini tingkatan bahasa Jawa yang paling sopan, paling ribet dengan banyak penggunaan akhiran -ipun)

oke. saya mencoba kok. terus mencoba untuk menggalakkan penggunaan bahasa Krama kepada orang2 di jalan yang saya temui. penjual makanan, tukang pom bensin, tukang parkir, siapapun. dari kata "maturnuwun" dan "monggo", semoga akan bisa segera berkembang sesuai bertambahnya juga usia. ah...kalau begini rasanya jadi ingin menyalahkan mama papa yang nggak pernah ngomong pake bahasa jawa yang susahnya tingkat dewa itu. well....saya akan belajar walau berencana untuk meninggalkan Jawa selepas lulus nanti. Makassar, tunggu aku.

15 Mei 2011

tips mabok si editor Bengawan

akhirnya, bisa juga ngisi blog ini lagi. dari kmaren tulisan gw disita sama bikin berita. ceritanya bikin magazine part 2, dengan news magazine jadi tema majalah yang diangkat. dan lagi, nasib gw jadi editor untuk yang ke2 kalinya. Ya Tuhan...ampun2an rasanya. untuk majalah edisi kemaren masih oke lah ya jadi editor. at least topiknya sedikit menarik. tapi kalo yang ini beneran deh....banting tulang, banting mata, banting otak, banting monitor juga lama2 deh.

saat jadi editor sebuah majalah, dimana kalian disini masih sama2 belajar. sepertinya ada beberapa tips jadi editor :
  1. mulailah dengan cuci tangan mengucap basmallah
  2. tidurlah setidaknya 10 jam sebelum kamu mulai menyentuh berita pertama untuk diedit
  3. usahakan kursi panas untuk kamu bekerja cukup nyaman dan ga bikin pantat kamu habis pasca mengedit berpuluh2 jam
  4. sediakan tasbih di dekat kamu agar suasana hati selalu tenang melihat berita "terkutuk" yang ada di monitormu
  5. kurung semua binatang pada tempatnya, agar kamu tetap mengumpat dengan kata yang baik2 ketika serangkaian kata macam curhatan mampir di "berita" yang harus diedit.
  6. sediakan makanan yang banyak. sungguh. kamu bakal butuh lebih banyak masukan agar lebih banyak yang bisa dikeluarkan dari otak kamu... (hasil editnya, bukan umpatannya)
  7. usahakan mengedit bukan di malam minggu. sungguh, godaan untuk main lebih tinggi daripada mengeditnya.
  8. selalu aktifkan twitter. twitter bisa jadi satu tempat sampah yang paling mengerti kamu daripada mengandalkan pacar kamu untuk mendengarkan etika menulis berita yang belum tentu juga mereka paham (itu juga kalo punya pacar sih)
  9. jangan pernah punya schedule yang bisa menyela jadwal mengedit. sungguh, sulit untuk mengumpulkan kembali mengedit setelah akhirnya kamu bisa terlepas darinya (walau cuma 2 jam)
  10. setelah mengakhirinya, shalat sunnah lah yang banyak untuk menebus dosa mengumpat
bagaimana?? masih tertarik buat jadi editor??

quote for juph 58

aku mau jadi kamunya kamu...

~Anji Drive~

12 Mei 2011

13 tahun tragedi Mei 98

diingatkan oleh beberapa twit di timeline twitter kalau hari ini, 12 Mei 2011, ada alh tepat 13 tahun setelah tragedi Mei 98 yang mengakibatkan 4 mahasiswa Trisakti meninggal. REFORMATION. apakah itu yang mereka perjuangkan? apakah itu telah bisa mereka dapatkan sekarang?

my answer is NO.

Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan dan Hendriawan Sie. 4 mahasiswa yang tewas tertembak terkena peluru saat Tragedi Mei 98 terjadi. tragis. untuk memperjuangkan keadaan negara yang lebih baik akibat krisis Ekonomi yang menimpa Indonesia jaman pemerintahan Soeharto. memperjuangkan agar Soeharto melepaskan kursi kepresidenannya.

dan sedikit merinding waktu googling dan mencari cerita jelas dari tragedi Mei 98 ini.
  • 10.30 -10.45
    • Aksi damai civitas akademika Universitas Trisakti yang bertempat di pelataran parkir depan gedung M (Gedung Syarif Thayeb) dimulai dengan pengumpulan segenap civitas Trisakti yang terdiri dari mahasiswa, dosen, pejabat fakultas dan universitas serta karyawan. Berjumlah sekitar 6000 orang di depan mimbar.
  • 10.45-11.00
    • Aksi mimbar bebas dimulai dengan diawali acara penurunan bendera setengah tiang yang diiringi lagu Indonesia Raya yang dikumandangkan bersama oleh peserta mimbar bebas, kemudian dilanjutkan mengheningkan cipta sejenak sebagai tanda keprihatinan terhadap kondisi bangsa dan rakyat Indonesia sekarang ini.
  • 11.00-12.25
    • Aksi oraasi serta mimbar bebas dilaksanakan dengan para pembicara baik dari dosen, karyawan maupun mahasiswa. Aksi/acara tersebut terus berjalan dengan baik dan lancar.
  • 12.25-12.30
    • Massa mulai memanas yang dipicu oleh kehadiran beberapa anggota aparat keamanan tepat di atas lokasi mimbar bebas ( jalan layang) dan menuntut untuk turun (long march) ke jalan dengan tujuan menyampaikan aspirasinya ke anggota MPR / DPR. Kemudian massa menuju ke pintu gerbang arah Jl. Jend. S. Parman.
  • 12.40-12.50
    • Pintu gerbang dibuka dan massa mulai berjalan keluar secara perlahan menuju Gedung MPR / DPR melewati kampus Untar
  • 12.50-13.00
    • Long march mahasiswa terhadang tepat di depan pintu masuk kantor Walikota Jakbar oleh barikade aparat dari kepolisian dengan tameng dan pentungan yang terdiri dua lapis barisan.
  • 13.00-13.20
    • Barisan satgas terdepan menahan massa, sementara beberapa wakil mahasiswa (Senat Mahasiswa Universitas Trisakti) melakukan negoisasi dengan pimpinan komando aparat ( Dandim Jakbar, Letkol (Inf) A Amril, dan Wakapolres Jakarta Barat). Sementara negoisasi berlangsung, massa terus berkeinginan untuk terus maju. Di lain pihak massa yang terus tertahan tak dapat dihadang oleh barisan satgas samping bergerak maju dari jalur sebelah kanan. Selain itu pula masyarakat mulai bergabung di samping long march.
  • 13.20-13.30
    • Tim negoisasi kembali dan menjelaskan hasil negoisasi di mana long march tidak diperbolehkan dengan alasan oleh kemungkinan terjadinya kemacetan lalu lintas dan dapat menimbulkan kerusakan. Mahasiswa kecewa karena mereka merasa aksinya tersebut merupakan aksi damai. Massa terus mendesak untuk maju. Dilain pihak pada saat yang hampir bersamaan datang tambahan apara Pengendalian Massa (Dal-Mas) sejumlah 4 truk.
  • 13.30-14.00
    • Massa duduk. Lalu dilakukan aksi mimbar bebas spontan di jalan. Aksi damai mahasiswa berlangsung di depan bekas kantor Wali Kota Jakbar. Situasi tenang tanpa ketegangan antara aparat dan mahasiswa. Sementara rekan mahasiswi membagikan bunga mawar kepada barisan aparat. Sementara itu pula datang tambahan aparat dari Kodam Jaya dan satuan kepolisian lainnya.
  • 14.00-16.45
    • Negoisasi terus dilanjutkan dengan komandan (Dandim dan Kapolres) dengan pula dicari terobosan untuk menghubungi MPR/DPR. Sementara mimbar terus berjalan dengan diselingi pula teriakan yel-yel maupun nyanyian-nyanyian. Walaupun hujan turun massa tetap tak bergeming. Yang terjadi akhirnya hanya saling diam dan saling tunggu. Sedikit demi sedikit massa mulai berkurang dan menuju ke kampus.
    • Polisi memasang police line. Mahasiswa berjarak sekitar 15 meter dari garis tersebut.
  • 16.45-16.55
    • Wakil mahasiswa mengumumkan hasil negoisasi di mana hasil kesepakatan adalah baik aparat dan mahasiswa sama-sama mundur. Awalnya massa menolak tapi setelah dibujuk oleh Dekan FE dan Dekan FH Usakti, serta ketua SMUT massa mau bergerak mundur.
  • 16.55-17.00
    • Diadakan pembicaraan dengan aparat yang mengusulkan mahasiswa agar kembali ke dalam kampus. Mahasiswa bergerak masuk kampus dengan tenang. Mahasiswa menuntut agar pasukan yang berdiri berjajar mundur terlebih dahulu. Kapolres dan Dandim Jakbar memenuhi keinginan mahasiswa. Kapolres menyatakan rasa terima kasih karena mahasiswa sudah tertib. Mahasiswa kemudian membubarkan diri secara perlahan-lahan dan tertib ke kampus. Saat itu hujan turun dengan deras.
    • Mahasiswa bergerak mundur secara perlahan demikian pula aparat. Namun tiba-tiba seorang oknum yang bernama Mashud yang mengaku sebagai Alumni (sebenarnya tidak tamat) berteriak dengan mengeluarkan kata-kata kasar dan kotor ke arah massa. Hal ini memancing massa untuk bergerak karena oknum tersebut dikira salah seorang anggota aparat yang menyamar.
  • 17.00-17.05
    • Oknum tersebut dikejar massa dan lari menuju barisan aparat sehingga massa mengejar ke barisan aparat tersebut. Hal ini menimbulkan ketegangan antara aparat dan massa mahasiswa. Pada saat petugas satgas, ketua SMUT serta Kepala kamtibpus Trisakti menahan massa dan meminta massa untuk mundur dan massa dapat dikendalikan untuk tenang. Kemudian Kepala Kamtibpus mengadakan negoisasi kembali dengan Dandim serta Kapolres agar masing-masing baik massa mahasiswa maupun aparat untuk sama-sama mundur.
  • 17.05-18.30
    • Ketika massa bergerak untuk mundur kembali ke dalam kampus, di antara barisan aparat ada yang meledek dan mentertawakan serta mengucapkan kata-kata kotor pada mahasiswa sehingga sebagian massa mahasiswa kembali berbalik arah. Tiga orang mahasiswa sempat terpancing dan bermaksud menyerang aparat keamanan tetapi dapat diredam oleh satgas mahasiswa Usakti.
    • Pada saat yang bersamaan barisan dari aparat langsung menyerang massa mahasiswa dengan tembakan dan pelemparan gas air mata sehingga massa mahasiswa panik dan berlarian menuju kampus. Pada saat kepanikan tersebut terjadi, aparat melakukan penembakan yang membabi buta, pelemparan gas air mata dihampir setiap sisi jalan, pemukulan dengan pentungan dan popor, penendangan dan penginjakkan, serta pelecehan seksual terhadap para mahasiswi. Termasuk Ketua SMUT yang berada di antara aparat dan massa mahasiswa tertembak oleh dua peluru karet dipinggang sebelah kanan.
    • Kemudian datang pasukan bermotor dengan memakai perlengkapan rompi yang bertuliskan URC mengejar mahasiswa sampai ke pintu gerbang kampus dan sebagian naik ke jembatan layang Grogol. Sementara aparat yang lainnya sambil lari mengejar massa mahasiswa, juga menangkap dan menganiaya beberapa mahasiswa dan mahasiswi lalu membiarkan begitu saja mahasiswa dan mahasiswi tergeletak di tengah jalan. Aksi penyerbuan aparat terus dilakukan dengan melepaskan tembakkan yang terarah ke depan gerbang Trisakti. Sementara aparat yang berada di atas jembatan layang mengarahkan tembakannya ke arah mahasiswa yang berlarian di dalam kampus.
    • Lalu sebagian aparat yang ada di bawah menyerbu dan merapat ke pintu gerbang dan membuat formasi siap menembak dua baris (jongkok dan berdiri) lalu menembak ke arah mahasiswa yang ada di dalam kampus. Dengan tembakan yang terarah tersebut mengakibatkan jatuhnya korban baik luka maupun meninggal dunia. Yang meninggal dunia seketika di dalam kampus tiga orang dan satu orang lainnya di rumah sakit beberapa orang dalam kondisi kritis. Sementara korban luka-luka dan jatuh akibat tembakan ada lima belas orang. Yang luka tersebut memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
    • Aparat terus menembaki dari luar. Puluhan gas air mata juga dilemparkan ke dalam kampus.
  • 18.30-19.00
    • Tembakan dari aparat mulai mereda, rekan-rekan mahasiswa mulai membantu mengevakuasi korban yang ditempatkan di beberapa tempat yang berbeda-beda menuju RS.
  • 19.00-19.30
    • Rekan mahasiswa kembali panik karena terlihat ada beberapa aparat berpakaian gelap di sekitar hutan (parkir utama) dan sniper (penembak jitu) di atas gedung yang masih dibangun. Mahasiswa berlarian kembali ke dalam ruang kuliah maupun ruang ormawa ataupun tempat-tempat yang dirasa aman seperti musholla dan dengan segera memadamkan lampu untuk sembunyi.
  • 19.30-20.00
    • Setelah melihat keadaan sedikit aman, mahasiswa mulai berani untuk keluar adari ruangan. Lalu terjadi dialog dengan Dekan FE untuk diminta kepastian pemulangan mereka ke rumah masing- masing. Terjadi negoisasi antara Dekan FE dengan Kol.Pol. Arthur Damanik yang hasilnya bahwa mahasiswa dapat pulang dengan syarat pulang dengan cara keluar secara sedikit demi sedikit (per 5 orang). Mahasiswa dijamin akan pulang dengan aman.
  • 20.00-23.25
    • Walau masih dalam keadaan ketakutan dan trauma melihat rekannya yang jatuh korban, mahasiswa berangsur-angsur pulang.
    • Yang luka-luka berat segera dilarikan ke RS Sumber Waras. Jumpa pers oleh pimpinan universitas. Anggota Komnas HAM datang ke lokasi
sumber: Siaran Pers Senat Mahasiswa Trisakti dan Arsip berita Kompas 13 Mei 1998


Ah, ngeri dong gw bacanya. dan sekarang? apa yang kita lakuin buat menghormati mereka yang telah mengorbankan nyawanya. pertempuran yang juga pecah di Solo dan mengakibatkan gedung-gedung kantor dan pusat perbelanjaan di sepanjang Slamet Riyadi itu telah memakan puluhan korban. dan apa kita punya apresiasi yang layak untuk nyawa2 yang telah melayang? dan apakah para petinggi2 itu harus mendapat tamparan seperti tragedi Mei 98 agar mereka bisa mengubah kelakuan mereka.

Yang terhormat para pemimpin negara Merah Putih,
saya memang bukan orang yang peduli dengan apa yang terjadi pada negeri yang sudah morat marit ini. saya hanya mengingatkan kalian, bahwa satu jaman itu pasti akan berputar, seperti kalian yang bisa menikmati perputaran fashion dan mode. jangan terlena dengan apa yang telah kalian dapatkan sekarang. akan ada pertanggung jawaban kelak atas uang2 rakyat yang telah kalian selipkan di saku, atas amanah dari kami yang tidak kalian jalankan, atas janji2 yang tidak kalian tepati, atas kesombongan kalian yang telah melupakan kami, rakyat kecil, yang membuat kalian menjadi orang besar.

quote for juph 57


Faith and doubt both are needed - not as antagonists,
but working side by side to take us around the unknown curve.


Lillian Smith



little promises

sedikit lebih banyak bersyukur pagi ini. setidaknya saya jauh lebih sedikit lebih sehat dari pada kemarin. setelah hampir 2 bulan penyakit itu tidak menyerangku, entah apa yang membuat dia akhirnya mampir dan menggerogoti badanku lagi. terlalu banyak yang aku fikirkan. atau terlalu banyak yang aku abaikan?

sungguh akan jauh bisa lebih bersyukur ketika Allah mengingatkanku dengan cara seperti itu. disaat aku membutuhkan tenaga ekstra dan malah diambilNya sejenak agar aku bisa sedikit lebih beristirahat, sungguh satu cara yang menampar. baiklah Tuhan, aku tidak menjadikan tubuh ini seperti robot yang terus bekerja tanpa henti. aku tidak akan menjadikan otakku mesin pikir tanpa jeda. aku akan terus menyempatkan menghadapMu sesegera mungkin segera setelah panggilanMu berkumandang. ya...hanya itu yang bisa aku usahakan.

11 Mei 2011

the consequences

here is the consequences, of making some commitment without any status. dilematicly.
do not grumble. face it.

10 Mei 2011

avoid it, totally!!!!

sulit sekali menjadi orang yang acuh. sulit sekali menjadi orang yang pandai berpura2 semua baik2 saja. harus menghindarinya sepertinya. total. tinggalkan dan jangan pernah kembali lagi atau mencoba untuk kembali.

creative ad vol.1


kapan gw punya otak brilliant bikin creative macem gini ya??
envy banget pengen kerja di biro ad deh
biar bisa jadi kreatif
kreatif juga buat nata hati aku
*asiiikk*