Home

Tampilkan postingan dengan label me and GOD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label me and GOD. Tampilkan semua postingan

10 Sep 2013

Ceilah....sholehah

Menarik, ketika semakin besar bahwa ketika menyadari keinginan kita pun ikut berubah. Saya ingat dulu ketika saya kecil dan masih suka dikucir ekor kuda atau kucir dua kesamping oleh Mama, saya sangat suka ketika saya dipuji, "Mbak Lia cantiknya, ayo ikut aja sama Tante. Nanti kalo mau berangkat sekolah Tante kepang dua rambutnya tiap hari, pasti cantik..."

Dulu, dipuji cantik itu serasa jadi penghargaan paling menyenangkan dalam hidup. Tentu saja, karena saya pikir saya dulu adalah bocah kecil kurus tinggi dengan kulit hitam dan tidak pandai merawat diri seperti teman-teman sekolah saya yang begitu pandai merawat diri dan memadumadankan pakaian supaya terlihat stylist.

9 Sep 2013

when you separated by distances

Jadi anak rantau means kembali mengandalkan teknologi dan alat komunikasi non kabel buat bisa stay in tune sama orang-orang dirumah. Week end seperti telah menajdi sebah rutinitas sendiri bagi saya untuk bercakap-cakap ringan dengan orang di rumah.

"Halo Ma, lagi apa? Mama sehat?"

Kalimat itu seringkali jadi kalimat pembuka setiap Minggu pagi saya menelepon Mama. Bangun tidur agak siang, sambil menikmati segelas cappuccino saya biasa menghabiskan berpuluh-puluh menit untuk bertukar cerita dengan Mama. Dari tertawa sampai terharu, dari tetangga sampai ponakan, semua jadi bahan obrolan kami. Papa, adik perempuan, adik laki-lakiku, satu per satu orang dirumah aku sapa walau hanya bertanya : Sehat?

24 Jul 2013


Fainnama'al usri yusroo
Inna ma'al usri yusroo
QS Al Insyirah

10 Jul 2013

Kayaknya baru kemaren seneng-seneng hepi-hepi bisa bangun saur, makanan udah ada di meja makan. Bisa  puasa dirumah. Duduk rame-ramean sama keluarga. Taun ini uda enjoy Ramadhan di Kota orang lagi.

Anything, yang penting Alhamdulillah bisa ketemu Ramadhan lagi.
Selamat menunaikan Ibadah Puasa, kamu yang disebut atau tak tersebutkan dalam doa. Semoga kita diberi kelancaran untuk berperang sampai akhir :)

24 Feb 2013

Dream Job and i have to thank Rabb for it

Ketemu kan akhirnya, sama dunia kerja. sama keadaan-keadaan yang gue idam-idamkan sejak dulu. Dimana gue bisa ikut bercerita tentang lembur. Bisa menyemangati para pekerja hari Sabtu. atau bisa begitu bahagia ketika week end dateng. Ini yang gue pengen dari dulu. Dan yeah...semua itu ada waktunya kan??

Trus gimana rasanya? Gue sih enjoy. Gue sih bahagia. Terlepas dari keadaan kantor dan user gue selama 3 bulan awal ini. Terlepas dari kerjaan gue yang "mahapenting", atau dari betapa pengennya gue bisa punya meja kerja sendiri dan i can put all of my stuff on it, atau bahwa ini masih bukan dream job's profession gue. gue selalu menikmati keadaan yang ada sekarang. Dimana gue bisa berangkat saat matahari baru aja malu-malu menyapa Jakarta, dan pulang saat awan gelap telah menggelayut di sepanjang atap ibukota. 

2 Jan 2013

one day, a rich dad took his son on a trip. Wanted to show him
how poor someone can be. They spent time on the farm of a poor
family.
On the way home, dad asked, “Did you see how they are?
What did you learn?”.
Son said, “We have one dog, they have four, we have pool, they
have rivers, we have lanterns at night, they have stars, we buy
foods, they grow theirs, we have walls to protect us, they have
friends, we have encyclopedias, they have Bible.” Then they headed,
“Thanks dad for showing me how poor we are.”
MORAL LESSON: It’s not about money that make us rich, it’s about
simplicity of having God in our lives.
Taken from Mrs. Nora account
-------------------------------
Belajar itu nggak cuma dari buku. Bersyukur itu nggak cuma dari banyaknya uang yang ada di dompet ato banyaknya menu yang ada di meja makan. Nggak semua orang punya mata yang benar-benar bisa melihat. Sometimes you really need to open your eyes wider.