Home

7 Jan 2010

_a big confused choice_



sedang dilematis terhadap beberapa pilihan
tidak pernah mudah untukku
tapi toh selama ini aku telah berhasil membuat beberapa pilihan
pilihan yang menakjubkan
yang telah berhasil membuatku menjadi aku yang sekarang
dan sekarang aku dipaksa untuk memilih lagi

aku hanya tidak siap untuk mempertanggungjawabkan semua
aku tau
aku harus belajar untuk menjadi bijak
belajar untuk menjadi dewasa
tapi gimana critanya kalo aku selalu takut buat maju??

semuanya butuh proses
prosesku sedang dibuat sedikit rumit
sedang dibuat sedikit berputar
melewati beberapa jalur yang harus aku pilih (lagi)
aku nggak pernah tau gimana endingnya

ever heard that life is a choice??
itu juga yang selalu ku katakan kepada beberapa temanku
dan mencoba ku katakan pada diriku sendiri

fiuh...
aku masih belum sanggup untuk berjalan sendiri
seringkali aku bergantung kepada pria rapuh yang telah merawatku sejak kecil
seringkali aku bergantung kepada sahabat2 yang selalu ada untukku
seringkali aku bergantung kepada dia yang berharga untukku
aku ingin bisa berjalan sendiri
dengan pilihanku
dengan ending yang menyenangkan

aku akan menganggap ni sebuah tantangan saja
atau setidaknya mencoba seperti itu
it's just a game
aku tak akan pernah tau akhirnya jika aku tidak mencoba
semoga semua akan baik2 saja
aku tau akan ada kebahagiaan yang sedang menantiku dibalik pilihan2 besarku nantinya
semoga...

27 Des 2009

when the tears falling

adalah salah kalau aku pikir aku biasa saja
tidak
kali ini aku lebih dari memuja
aku teramat sangat memujanya
kacau
berantakan
ini benar2 membuat semua jadi berantakan

air mataku mengalir begitu saja
hanya karena sebuah kalimat
"kapan2 ngaji bareng yuk?!"
SUBHANALLAH
ternyata Allah masih "menyisakan" orang2 seperti dia untukku
aku terharu
aku ingin memeluknya

dan pagi ini
air mataku juga mengalir begitu saja
hanya karena sebuah rasa tidak masuk akal bernama CEMBURU
yup
aku mulai merasakannya
sebuah kecemburuan karena telah menomorduakan aku selama 30 menit
30 menit yang bodoh
aku bahkan benar2 tidak rela dia mengabaikanku walau hanya sejenak
ini benar2 sebuah malapetaka untukku
karena aku menyadari (lagi-lagi)
aku terlalu menginginkan dia
UTUH

Astaghfirullah...
aku tidak ingin menduakanMu Ya Rabb
aku harus kembali kepadaMu
secepatnya
dan aku sedang mencoba belajar darinya

bertahap
tidak secepat dan seinstan itu
aku butuh waktu
dan aku butuh dia

entah apa yang ingin Allah tunjukkan kepadaku
dari seorang Danang Agus Widoyoko
hingga semalam aku berkata kepadanya
"aku berharap, akulah wanita yang kau bacakan hafalan surat Maryam setelah akad"
Astaghfirullah...
aku tidak ingin mengusik masa depanku
aku tau itu milikMu Ya Rabb

tapi hingga saat ini
aku masih berharap
aku dan dia
Engkau berikan kesempatan untuk membaca surat Ar Rahman bersama
entah
aku suka ayat - ayat itu
"Dan nikmat TuhanMu yang mana lagi yang kamu dustakan"

too many, God
seolah shalatku saja tidak cukup untuk berterima kasih padaMu

25 Des 2009

new page of my diary



Sebuah keputusan telah aku ambil
Untuk melalui semua waktu kedepanku bersamanya
Bersama seorang danang agus widoyoko
Entah apa dia bagi orang lain
Untukku dia adalah milikku yang paling berharga saat ini

Semua pengharapanku kini tertumpu padanya
Aku tau dia bisa menjadi imamku
Saat ini
Aku sedang tidak ingin membicarakan masa depan
Yang ada bagiku dan dia
Hanya lah masa lalu dan masa sekarang
Masa depan kami hanyalah milikNya
Dan kami biarkan saja itu menjadi rahasiaNya
Dan kami tidak akan pernah mencoba mempertanyakan hal itu
Sedikitpun

Seorang laki-laki yang biasa saja
Tidak tampan
Biarkan saja
Aku toh sudah menyayanginya sejak aku belum memandang matanya
Laki-laki yang teguh pada pendiriannya
Biar saja
Butuh seseorang yang bisa menghadapai kekeras kepalaanku seperti dia
Agar aku bisa berubah jadi aku yang lebih baik

Tidak banyak yang bisa aku ceritakan tentangnya
Humoris
Manja
Lugu
Tegas
Jujur
Penyayang
Santun
Aku menyukainya begitu saja
Sempurna

Hhh….
Aku suka karena rasaku tidak berlebihan
Aku suka karena aku tidak memujanya seperti dulu aku memuja AKA atau THE FUTURE
Tidak
Bagiku dia adalah semangat
Raise me up
Membuka mataku dari keterpurukan
Bukan sebuah pelampiasan
Tapi ketulusan yang aku rasa
TANPA NAFSU!!

Seorang danang agus widoyoko
Aku suka menyebut nama itu
Terlihat spesial
There are no words can to describe how great he is (now)
Love you, my new moon

11 Des 2009

dialog sepertiga malam



Kamilah penguasa waktu
Kami mengendalikannya saat langit mulai gelap
Dan titik - titik gemerlap mencoba untuk menyapa kami
Tak kami gubris

Sebuah canda telah pecah diantara kami
Mengembangkan sebuah rasa dibalik senyum
Mungkin itu cinta
Mungkin hanya sebuah rasa rindu akan kebahagiaan
Yang telah lama bersembunyi dibalik jeruji bernama sendu

Kami menamai itu sayang
Sayang yang datang ketika sebuah bulan baru telah muncul untuk kami
untukku
Dia bulan baruku
Entah apa aku baginya

Kami mencoba bersahabat dengan rindu
Bersenandung pilu dalam rangkaian asa dan cita
Berselimut dalam sebuah rasa
Yang mencoba mengalir dalam setiap titik darah dalam raga
Kami merindu
Dan akan tetap begitu

Kami berdialog di satu waktu
Bergantung pada gelombang - gelombang yang berayun lincah di udara
Menyampaikan rasa dalam dada
Bergemuruh gaduh berpacu dengan detik jam dalam kamar
Semakin dingin
Semakin menusuk
Kamar kami membisu

Sebuah rasa marah terkesiap ketika kesadaran telah mengetuk
Dan rasa itu masih tetap tersimpan rapi dalam hati
Tak terucapkan lewat tutur
Tak tersampaikan lewat gerak
Hanya terukir dalam untaian bait yang muncul lewat tuts keyboard
Sebuah sajak untuk orang yang terkasih
kamu

written by : zulfa aulia


sebuah tulisan yang kubuat
entah dengan inspirasi dari mana
hanya ingin mencoba melatih kemampuan olah kata ku lagi
setelah hampir 4 tahun aku vakum ga nulis
lebih karena untuk membalas apa yang telah diberikan seseorang untukku
saatnya aku mengembalikan apa yang dia beri
semampuku
hanya sebuah tulisan
tak sanggup mengungkapkan lewat kata
tak berdaya ungkapkan lewat gerak
again...
big thanks for new moon

monolog sepertiga malam

Ada monolog dalam keheningan yang singgah malam ini. Saat bintang
bintang berguguran tinggalkan semesta terangi ruang tanpa cahaya
temani sepiku yang diam dalam gambaran sepia pada masa berdepa-depa
di muka. Senandung arus sungai di ujung mata syairkan bimbang yang
sumbang petakan gelisah menjadi resah yang luluh lantak dan rapuhkan
jiwa. Bunga bunga rindu harumkan getaran hati yang berbicara tentang
kejujuran rasa berusaha mengalahkan logika yang ada. Logika yang
berseberangan dan terus menerus memberikan tamparan keras di wajahku
yang kerap kali basah.

Kata kata tersendat di ujung lidah. Kelu. Ragu belum juga mau
berlalu sekedar tinggalkan dua pilihan ya atau tidak tanpa perlu
lagi menoleh pada waktu lawas yang menggetas. Lugaskan asa dari
segala ketakutan ketakutanku yang menghantu. Padahal aku hanya ingin
berdamai dengan cinta yang membara di dada. Aku ingin melebur dalam
tiap tawa yang hadir hingga tidak lagi terdengar begitu miris dan
mengiris iris relung kalbu. Harum pelukmu masih tertinggal di setiap
jengkal kulitku yang selalu ku cuci dengan embun malam biar
dinginnya menghapus semua jejak jejak yang entah sengaja atau tidak
telah kau akrabkan di diriku.



Entah kenapa malam ini aku menjadi begitu cengeng. Mungkin aku telah
terjerembab dalam satra melankolia yang baru saja kubaca. Wajahmu
yang membayang di setiap barisan huruf huruf di hadapanku
menggelitik syaraf rindu pada kehangatan dadamu. Dimana kamu ? ah,
sebuah tanya yang konyol karena ku tahu jawabnya hanya akan
menimbulkan kembali sakit di jiwa. Maafkan aku. Tapi aku begitu
cemburu tiap kali ku berfikir dimana kamu. Suara suara, gambar
gambar, tangis, wajah wajah mungil saling berloncatan dalam notasi
yang begitu cepat di benakku. Ah, lagi lagi aku harus kembali
menelan rinduku dan membuangnya jauh jauh dari bilik fikirku.

Ada senyum dalam tidurku malam ini. Senyum yang akan kutorehkan
dalam bait bait puisi. Tertulis dari jemari tanganku yang gigil
dalam tangis yang membeku. Tanpa suara hanya kesetian hati yang
mencoba waras untuk mencintai secara sadar satu wajah. Wajahmu


Written by : Danang Agus Widoyoko


sebuah puisi yang tak ternilaikan oleh kata2
tak bisa terapresiasikan lewat apapun
entah bagaimana dia terlalu berhasil membuatku tinggi
aku selalu mencoba
mencoba untuk membuat semuanya jadi mudah
selalu berharap semuanya jadi lebih baik
semoga aku memang sedang bermain
dalam sebuah skenario
untuk merasakan kebahagiaanku (LAGI)

26 Nov 2009

ujian (tentang sahabat)



Saat kekecewaan sudah tidak sanggup lagi diungkapkan
entah bagaimana dia begitu mudah mempertaruhkan semuanya
SAHABAT yang BRENGSEK
aku bahkan sudah tidak tau lagi harus berkata apa
dia sangat - sangat mengecewakanku
sepenuhnya
dan entah apa lagi yang harus aku lakukan
aku telah berada di ambang sabar ku
ketika sebuah persahabatan menjadi sebuah pertaruhan
atas sebuah ego dan keinginan untuk memiliki apa yang hanya menjadi KEINGINAN nya
BRENGSEK

aku tak tau lagi siapa yang bisa aku percaya
ketika aku telah menganggapnya sebagai bagian dari hidupku
yang sulit untuk kupisahkan
ketika dia telah kuanggap
seperti saudaraku yang aku sayangi sama seperti saudara sedarahku
aku mencintainya, sangat
namun sepertinya itu belum cukup
Allah sepertinya ingin aku merasakan lebih
Allah...
ah...entah mengapa dia terus membawa nama Tuhan yang maha pengasih
ke dalam permasalahan menjijikkan ini
BRENGSEK

Allah
aku lelah terus kehilangan orang - orang yang aku sayangi satu per satu
apakah Engkau terlalu cemburu kepada mereka
beberapa sahabat telah pergi
beberapa makhluk Mu yang kukasihi telah pergi meninggalkanku
aku sendiri Ya Rabb
aku lelah
aku takut
ternyata apa yang aku tangiskan beberapa malam yang lalu
memang sebuah firasat yang Kau berikan padaku
bahwa lagi - lagi aku harus kehilangan orang yang begitu kukasihi

entah seperti apa perasaanku sekarang
aku tak lagi bisa mengatakannya
air mataku tumpah malam ini
aku merindukan kebahagiaan yang dulu
aku tak sanggup lagi membendungnya
entah mengapa aku harus menangisinya
MENJIJIKKAN
aku rindu disayangi Ya Rabb
aku hanya ingin merasakan disayangi lagi
disayangi yang tanpa harus membuatMu iri kepadaku
dan tanpa air mata

entah beberapa lelaki yang dia inginkan untuk memuaskan hidupnya
aku hanya berteman dengan seseorang yang pernah dia sayangi
aku tidak pernah berharap untuk lebih dari itu
meskipun aku merasakan kebahagiaan yang luar biasa
setelah aku menghabiskan beberapa malam terakhirku dengannya
tapi aku tau
itu hanya karena kehausanku semata
karena aku tidak lagi memiliki tempat mengadu seperti dulu
tentu saja aku memilikimu Ya Rabb
maafkan aku
mungkin karena ini Engkau begitu marah padaku
karena aku tidak pernah menganggapmu ada

aku lelah
aku akan mencoba untuk berlari saja
aku lelah berpura - pura untuk menjadi wanita yang kuat
aku tidak lagi setegar itu
aku tidak lagi memiliki sandaran
aku harus belajar untuk hidup mandiri
menyelesaikan semua masalahku sendiri
tanpa harus bergantung kepada teman2ku
mereka juga telah memiliki kehidupan mereka sendiri

Ya Rabb
kuatkan aku
lindungi aku selalu dari semua pikiran jahat
kuatkan aku agar tidak lagi menangis
agar aku tidak lagi menjadi masalah untuk orang - orang yang aku sayangi lagi
agar aku selalu bisa menjadi senyum untuk mereka



"memang kita tlah jauh rasanya
memang kita sudah tak bersama
jika kita memang ditakdirkan tuk bersama slamanya
cinta tak kan kemana - mana"

20 Nov 2009

my fave song 2

You stood in the rain
Packed up and ready to go
My tear are falling again
It’s because of you

Will you call me when you get there?
Will you miss me everyday?
Cuz’ I’ll be waiting here at home
Till you knock on my door again


Reff:
Baby please don’t say goodbye
I love you to much just to let you fly
I need you to be my only one
Even if you’re thousand miles

Away from here… away from here
Oh… oh… oh… oh… oh… oh…oh… oh…
Baby please don’t say goodbye
I love you to much just to let you fly

I need you to be my only one
Even if you’re thousand miles

Away from … here… oh…oh… oh…
I love you to much just to let you fly

Don’t say goodbye…
Oh…oh… oh… don’t say goodbye


entah kenapa lagi suka banget lagu ini
hmmm
lagi merasa kehilangan orang2
lagi merasa tidak ingin ditinggalkan
hu hu hu hu
i love u too much!!

19 Nov 2009

never fall

ketika yang aku inginkan adalah menjauh dari mereka
sepertinya Allah benar2 tidak pernah mengijinkan aku untuk sendiri
untuk berada dalam keterpurukan
dan karenanya dia terus memberiku ujian bertubi2
yang (seharusnya) membuatku bangkit lagi
bangkit menjadi aku yang ceria
bukan aku aku yang berada dalam keputus asaan
atau setidaknya aku selalu berharap begitu

aku mulai merindukan masa lalu
ketika aku selalu bangkit dari semuanya
dengan adanya dia yang selalu ada

namun bukan berarti aku harus berhenti
waktu ku tetap terus berjalan
tanpa dia
aku bukan aku yang dulu
tapi aku yang dulu akan menjadi aku di masa yang akan datang

terima kasih karena telah mengajariku
bagaimana cara yang benar
untuk menghadapi bagaimana aku seharusnya hidup

terima kasih karena telah pernah menjadi bagian terpentingku
karena telah menjadi tongkat disaat kakiku mulai terseok untuk melangkah

God loves me
God loves you (i wish)

mari kita jalani semuanya dari awal
sendiri
tidak harus bersama

14 Nov 2009

it's FULL!!!

Mengungkapkan perasaan memang tidak pernah mudah
Perasaan apapun itu
Aku tidak pernah mampu menyelesaikan semua rasaku hingga saat ini
Bagaimana aku begitu mengharapkan dia
Bagaimana aku begitu ingin mengumpatnya
Saat hanya orang2 yang bicara banyak padaku
Tentang bagaimana aku harus berbuat
Dan aku tetap diam

Sepertinya aku mulai lelah dengan perasaanku
Tidak bisa menguasainya dengan baik
Gimana aku ga pernah bisa menghilangkan benci yang teramat sangat
Karena sebuah kesakitan yang tidak terobati
Bagaimana aku sangat terus mengharapkannya
Padahal semua begitu mustahil
Bagaimana aku sangat menginginkannya
Diantara apa yang bisa dan tidak bisa aku dapatkan darinya
Bagaimana aku harus mencoba untuk bertahan
Dari semua yang dipersalahkannya
Dari semua yang dipertanyakannya
Atas seseorang di masa lalu yang pernah menjadi berharga
Dan menjadi sangat tidak berharga secara tiba-tiba

Lelah untuk terus meyakinkan dia
Meyakinkan diriku sendiri
Atas semua yang aku inginkan
Mungkin bukan ini yang aku butuhkan
Bukan dia
Ataupun cinta masa lalu
Mungkin semua memang harus berakhir begitu saja
Mungkin aku tidak ingin lagi merasakan cinta apapun lagi
Kali ini
Aku meyakini aku telah benar2 putus asa

writing is my way to breath


Nulis adalah hal yang paling ga bisa gw tinggalin. Hampir seperti nyanyi untuk beberapa musisi, seperti lari untuk beberapa atlit, atau menyelamatkan nyawa orang pada beberapa dokter.
Entah udah berapa taun gw selalu nulis apa yang terjadi di kehidupan gw. Dari SMP. Itu seinget gw. Cerita di jaman itu emang gak sekompleks apa yang udah terjadi di umur gw yang sekarang. Tapi dari situ, gw bisa ngerti, apa yang udah terjadi, apa yang berubah dan apa yang ga pernah berubah dari idup gw.
Ga tau udah berapa lembar kertas yang udah gw abisin (di jaman itu), Cuma buat ngegambarin perasaan gw sama seseorang yang bener2 gw OBSESIIN. Yup, kalo kalian pernah nonton film Cintapuccino, cerita idup gw hampir sama kayak si Rahmi. Hanya saja, mungkin endingnya gw berharap ga seperti itu. Ga buat idup bersatu dengan obsesi gw.
Beberapa saat senggang, entah uda berapa cerita yang gw buat dan ga pernah ada yang selesai. Mood nulis gw untuk sebuah cerita emang gampang banget ilang. Dari situ gw ngebayangin, gimana J.K Rowling bisa bener2 stabil menjaga emosi dan imajinasinya buat ngebikin 7 novel Harry Potter disela kehidupan sosialnya. Atau Stephanie Mayer yang bisa buat ngegambarin cerita cinta manusia-vampire yang dahsyat dan berhasil ngebikin gw jadi korban cerita cinta sepanjang masa itu. Two tumbs up for them…
Beberapa saat lain lagi, gw jadi seorang pujangga yang sering banget bikin puisi. Dan sekarang saat gw ngebaca lagi puisi2 yang udah pernah gw buat, gw malah ngeri. Kok bisa jaman segitu gw bikin tulisan mahadahsyat. Era keemasan puisi gw, ada di jaman sma. Waktu gw masih sama mantan gw, yang lebih TOP bikin puisinya. It’s not a long poem. Cuma separagrap2 aja. Tapi jaman itu, kita bisa bales2an puisi hampir tiap 3 hari sekali. Dan kalo sekarang gw disuruh bikin lagi puisi2 macem gitu, kayaknya gw mending angkat tangan.
Dan di beberapa saat terakhir, tulisan gw lebih sering lewat keyboard. Entah Cuma nulis iseng di one note, ato gw publish di note facebook. Beberapa bagian note di FB emang cerita menye2. NOTHING lah… Dan baru sempet kepikiran, kenapa ga gw aktifin lagi aja blog gw yang udah vakum. Dan pas gw buka lagi blog yang vakum itu, gw ngeliat postingan jadul2 jaman gw sma. NAJONG!! Bahasa yang sangat LAZIM dipake sama anak SMA. Beda banget sama tulisan2 yang gw buat sekarang. And bimsalabim…gw delete smua postingan alay itu. Dan hasilnya, adalah blog gw yang sekarang. Semoga blog gw ini ga Cuma idup sebulan 2 bulan aja.
Tanpa temen2 gw, idup gw ga akan punya cerita. Tanpa orang tua gw, idup gw ga akan bergelombang. Tanpa cerita cinta gw, idup gw ga akan belok2. Makasih buat kalian yang udah jadi inspirasi gw. Never regret to know u, guys...

4 Nov 2009

balada si kaki panjang

Ini dia penyakit si kaki panjang….
Jangan dipikir makhluk2 tinggi (khususnya cewek) kayak gw ga punya problem dengan ukuran tubuh. Beberapa cewek sering bingung karena mereka dikatain kecil (pendek, red) dan gendut. Tapi mereka seharusnya tau, kalo gw memiliki permasalahan yang lebih kompleks ketimbang mereka… (hahaha, proses pembelaan diri)
1. Susah nyari celana
Susah banget buat gw nemu celana jeans panjang yang pas dari segi kepanjangan maupun kebesarannya. Apalagi nyari celana bermerk macem cardinal (entah knapa kalo mau cari jeans gw langsung ngeh nya ke cardinal). Ada juga tuh ukurannya tambah gede, Cuma pinggangnya doang yang berubah. Laennya?? Sama aja… sial banget ga sih?? Gggrrrrr….. panjangnya??tetep aja ga nyampe smata kaki gw.
2. Susah banget ngatur ruang gerak
Ga bisa gerak di angkot, di bis (yang gw alamin adalah masalah waktu naek bis taruna / safari ijo semarang – solo, KAKI GW GA BISA MASUK!!!), di kursi kelas yang ga ada tempat tas dibawahnya (yang gw fungsikan untuk tempat ngelipet kaki biar kaki jenjang gw ga ngalangin jalan), sampe ruang gerak sangat terbatas di motor gw sendiri (maaf ya me, ga maksud buat nyalahin kamu kok).
Hahaha…udah ga keitung berapa kali gw kejedot di motor gw sendiri, ato motor2 bebek bertebeng punya orang. Entah berapa luka memar yang udah nempel di lutut gw silih berganti. Tak terhitung. Tak terungkapkan rasanya. Tak tertahankan linunya. (oke…cukup)

Juni – Oktober

Adalah 5 bulan terberat yang pernah aku miliki. Saat semuanya menjadi sangat rumit dan menimpaku tiba – tiba dan bertubi – tubi. Kuharap semua ini telah berakhir. Saat keadaan telah berangsur – angsur normal.kuharap aku telah selesai melewati karmaku (ku anggap saja seperti itu).
Beberapa kejadian terburuk dalam hidupku. Saat aku harus mengambil keputusan besar, mengakhiri hubunganku dengan seseorang yang sangat berharga, called him “the future”, karena telah menjadi bagian tak terpisahkan dariku selama 3,5 tahun terakhir. Ketika rasa tidak bisa lagi terus dikedepankan, dan niat baik untuk menjadi lebih baik berada dibalik semuanya. Ketika aku memutuskan untuk mundur demi sebuah kesalahan yang telah terjadi dan demi kesalahan tidak terulang lagi.
*sorry dear, I really didn’t like it. But it’s a must. We’ll be together if God bless us
Saat dimana aku tiba2 bertemu dengan seseorang yang aku gilai di masa lalu. 7 years, never change anything. Seems beautiful in the beginning. I can’t imagine bout it before. A guy, called him Aka, suddenly came to my life then he said that he interested in me. But it getting worst all the time. He had gone before I love him deeply. That’s good. Then I know, it’s not a LOVE. It’s an obsession. Thanks 4 our beautiful 1,5 months. (seems like I was dreaming, too short)
The time when I should has a big quarrel with “the future”, there’s no one accompany me (a guy as my boyfriend I mean). It’s dropped me well. Unspoken word how hard it is. But suddenly, I grew into a strong women, better human,
The time when my parents had a disagreement, then my father had gone. Worst condition I ever had. I have no shoulder to cry on. Tapi Alhamdulillah, semua udah jadi lebih baik sekarang. Semoaga ga akan keulang lagi. Love u mom, love u dad…
Time when I knew that Aka has a NEW GIRLFRIEND. Wow…it’s amazing. Not really dropped me, but it’s sucks enough. Dan aku memutuskan, to say goodbye to him. Bye my perfect damn boy…
Dan saat ketika aku memutuskan untuk menutup kepalaku dengan secarik kain dan mendapati kritikan serta pujian dari berbagai pihak yang tidak pernah mengerti bahwa aku telah mendapatkan kegembiraan yang luar biasa karena aku telah mengenakan kain itu untuk “melindungi” aku.
Saat dimana aku menyadari, bahwa sebenarnya aku tidak pernah benar2 jatuh apalagi sendiri. Karena sebenarnya aku selalu memiliki orang – orang yang luar biasa baik untuk selalu menguatkan aku. Dan kuharap akan selalu begitu.
Now, all is getting better. I can adapt with this condition. All this condition. I hope, I’ve finished it all God. All your temptation. Thanks God, for makes me close to You. For always besides me. For always give me a lights to through it all. Bismillah for my future…