Home

8 Mei 2017

Dear Passion, Bangkitlah!

Kata orang - orang, hidup itu harus punya passion. Passion apa juga saya ngga paham. Ada yang bilang, passion itu yang bisa bikin kamu seneng dan ngga bosen ketika melakukannya. Setelah dipikir-pikir, yang bisa jawab dengan tepat cuma satu. Tidur. Walaupun ngga jelas juga takaran senengnya dimana. Yang jelas tidur itu ngga ngebosenin.

Trus ada yang bilang kalo passion itu adalah hal-hal yang bikin hidup kamu lebih hidup. Nothing more than, food. Hah, makin tua yang ada saya makin malas jawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan kalimat rapih yang filosofis supaya enak dibaca dan bikin yang baca tau kalau otak saya hidup.

Semakin bertambah usia, dengan kegiatan yang cukup serabutan, sepertinya saya mulai kehilangan jatidiri. Hal yang paling sering saya lakukan belakangan hanya satu, jalan-jalan. Bahagia?? Alhamdulillah...

Pait-paitnya jalan-jalan tak perlu lah diceritakan melalui sosial media, biar saja jadi imej bayangan saya sebagai seorang sosialita yang hobi jadi city jumper. Buat apa? Sombong? Ndak....sombong itu ndak bikin bahagia. Saya cuma ingin memacu teman-teman yang ngga serabutan buat lebih rajin jalan-jalan dari saya yang pemasukannya kadang ada kadang ngga. Udah kaya supir taksi konvensional, jadi enterpreneur akhir-akhir ini lagi pedes. Makin sedikit orang-orang yang mau pakai jasa biro kecil-kecilan kaya kami, makin banyak yang nabung buat biaya hidup yang makin tinggi.

Biaya hidup sekarang ini keterlaluan lho tingginya. Mau nikah aja, ngga cukup pake pusing bayar katering, sekarang pake ditambahin biaya bridal shower. Mau lairan, ngga cuma mikir biaya lairan rumah sakit yang masya Allah, ada juga baby shower. Belum biaya sekolah, USG 4D anak kedua ketiga, asuransi mobil, belom lagi kena potong pajak penghasilan. 

Nah, balik lagi ke passion. Alhasil untuk menyiapkan kembali biaya-biaya hidup yang tinggi, ditambah jalan-jalan juga ngga boleh putus, kayaknya saya harus menemukan kembali passion yang hilang karena kebanyakan tidur dan makin jarangnya berselancar di dunia maya selain instagram. Bukannya pinter, kerjaan tiap hari malah buka akun-akun gosip yang udah ketauan adminnya.  Saya mencoba memulai dengan datang ke BBW2017, berburu novel-novel murah 10-15ribuan. Buat disantap, biar ngga cuma mulut doang yang kemasukan. Mudah-mudahan dengan menambah sedikit cerita menye-menye dalam hidup bisa membangkitkan roh menulis sehari 3 post seperti 6 tahun lalu.