Home

21 Sep 2012

Review : Rumah Tanpa Jendela


Setelah lama sempet tidak menjamah perfilman, akhirnya sempet nyoba lagi buat nontonin film lokal. dimulai dengan nonton film drama musikal yang udah dirilis dari tahun lalu, Rumah Tanpa Jendela. Entah apa yang dipikirkan orang-orang ketika denger kata "Rumah Tanpa Jendela", karena awesome banget waktu gue ngetwit "Can't stop crying. Rumah Tanpa Jendela :'(" bukannya mereka menanggapi kalau itu sebuah film, malah pada nge-reply: "rumah apa aquarium?" atau "apa itu? goa?"

Hahaha...nggak nyalahin sih kalo emang nggak banyak yang tau soal film ini. entah emang film ini kurang promosi, emang appreciate ke film-film Indonesia udah di angka minus. padahal menurut gue ini udah masuk kalangan film anak-anak yang layak disejajarkan sama Petualangan Sherina, Joshua oh Joshua ato Laskar Pelangi bahkan.

speechless maksimal karena sepanjang nonton film ini gue nangis ngga ada abisnya. berceritakan seorang anak pemulung bernama Rara yang sangat memimpikan memiliki rumah dengan jendela di rumah papannya yang berada di kawasan komplek pemulung. mimpi yang dijadikan bahan cemoohan dari kawan-kawannya itu ternyata malah membawanya berkenalan dengan seorang anak kota yang kaya dengan kekurangannya sebagai anak difable bernama Aldo.

dari sinilah konflik-konflik baru dimulai. dari ayah Rara yang berusaha mati-matian untuk memberikan jendela untuk Rara, Aldo yang mulai dicerca kakak dan Ibunya karena kekurangan yang dimilikinya sebagai anak difable, teman-teman Aldo yang dicela Ibu Rara, Ayah dan Nenek Rara yang terkena musibah kebakaran saat Ayah Aldo akhirnya bisa membelikan Rara sepasang daun jendela hingga Aldo yang kabur dari rumah.

Cerita-cerita sederhana dengan tokoh yang memiliki peran-perannya sendiri yang membantu dalam membangun suasana dalam film, dialog dan akting dua pemeran utama Rara (Dwi Tasya) dan Aldo (Emir Mahira) yang begitu natural dan apik, rasanya bagus banget buat sering-sering diputer di TV buat selingan daripada nonton Cars ato Finding Nemo terus-terusan (walau ngga bosen juga nonton dua film animasi asli Hollywood itu).

0 komentar:

Posting Komentar